LAPORAN PKL
MELAKUKAN TINDAKAN BED MAKING DENGAN PASIEN DI ATAS NYA DI RUANG PERAWATAN RSUP DR. SITANALA LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN OLEH : INDAH TSAMROTUL FUADAH NIPD 23241325 / NISN 0087780106 SMK KESEHATAN MUTIARA INSANI BIDANG KEAHLIAN KESEHATAN DAN PRAKTIK SOSIAL PROGRAM KEAHLIAN FARMASI DAN KEPERAWATAN KOMPETENSI FARMASI KLINIS DAN KOMUNITAS TANGERANG 2024/2025 LEMBAR PENGESAHAN Telah disahkan dan disetujui pada : Hari : Selasa Tanggal : 17 Juni 2025 Tempat : SMK Kesehatan Mutiara Insani Mengetahui, Pembimbing Lapangan ...
Kesimpulan:
BalasHapusKemampuan menerapkan teknik komunikasi terapeutik memerlukan latihan dan kepekaan serta ketajaman perasaan, karena komunikasi terjadi tidak dalam kemampuan tetapi dalam dimensi nilai, waktu dan ruang yang turut mempengaruhi keberhasilan komunikasi yang terlihat melalui dampak terapeutiknya bagi klien dan juga kepuasan bagi perawat.
Komunikasi juga akan memberikan dampak terapeutik bila dalam penggunaanya diperhatikan sikap dan teknik komunikasi terapeutik.
Komunikasi kesehatan yaitu proses penyampaian pesan kesehatan oleh komunikator melalui saluran/media tertentu kepada komunikan dengan tujuan untuk mendorong perilaku manusia tercapainya kesejahteraan sebagai kekuatan yang mengarah kepada keadaan (status) sehat utuh secara fisik, mental (rohani), dan sosial. Jenis – jenis komunikasi ada dua yaitu komunikasi verbal dan
Komunikasi kesehatan yaitu proses penyampaian pesan kesehatan oleh komunikator melalui saluran/media tertentu kepada komunikan dengan tujuan untuk mendorong perilaku manusia tercapainya kesejahteraan sebagai kekuatan yang mengarah kepada keadaan (status) sehat utuh secara fisik, mental (rohani), dan sosial. Jenis – jenis komunikasi ada dua yaitu komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Ruang lingkup komunikasi kesehatan adalah pencegahan penyakit, promosi kesehatan, kebijakan kesehatan, dan bisnis perawatan kesehatan serta peningkatan kualitas hidup dan kesehatan individu dalam masyarakat.
Dampak komunikasi kesehatan terhadap pembangunan kesehatan sebenarnya berbanding lurus. Makin berhasil komunikasi kesehatan, maka makin berhasil pula pembangunan kesehatan itu.
Nama:Sabilah Sardi
Kelas:X keperawatan 1
Sekolah:Bina husahu mandir(BHM)
1.kesimpulannya dr saya, komunikasi sangat penting di keprawatan karna terdapat peran dlm komunikasi keprawatan untuk menjalin komunikasi terhadap klien dan tanpa komunikasi yang jelas komunikasi tidak akan memberikan pelayanan yang efektif.
BalasHapus2.kesimpulan nya dr saya, bahwa komunikasi keperawatan tidak hanya pengertian saja namun komunikasi itu juga terdapat tujuannya dan pentingnya komunikasi dalam pelayanan kesehatan
NAMA : RAMAH YANTI
KELAS: X KEPRAWATAN 1
Kesimpulan:
BalasHapusKomunikasi terapeutik adalah komunikasi secara sadar yang dilakukan oleh seorang perawat untuk kesembukan pasien.
Tujuan dilakukannya komunikasi terapeutik:
. Membantu klien/pasien untuk memperjelas dan mengurangi beban perasaan dan pikiran serta dapat mengambil tindakan untuk mengubah situasi yang ada bila klien pecaya pada hal yang diperlukan.
· Mengurangi keraguan, membantu dalam hal mengambil tindakan yang efektif dan mempertahankan kekuatan egonya.
· Mempengaruhi orang lain, lingkungan fisik dan dirinya sendiri.
Tahapan dalam komunikasi terapeutik:
Fase prainteraksi
Fase orientasi
Fase kerja
Fase terminasi
Kesimpulan :
Kerjasama lembaga kesehatan dan elemen masyarakat sangat mempengaruhi ketercapaian penyampaian informasi kesehatan komunikasi kesehatan hendaknya memenuhi unsur komunikasi itu sendiri seperti Lembaga Kesehatan sebagai komunikator dan masyarakat sebagai komunikan internet maupun media cetak atau elektronik sebagai media dalam penyampaian pesan pesan yang ingin disampaikan dan perubahan setelah di sampaikan pesan sebagai efek positif komunikasi dalam kesehatan hendaknya selalu mengalami perubahan seiring perubahan lingkungan dan disesuaikan dengan keadaan masyarakat dan pelaku atau komunikator hendaknya lebih variatif dan inovatif dalam penyampaian pesan informasi kesehatan
NAMA : SITI AISAH
KELAS : X KEPERAWATAN 1
SEKOLAH : SMK BINA HUSADA MANDIRI JAKARTA (BHM)
Nama : Angelina
BalasHapusKelas : x kp 1
Kesimpulan
1. komunikasi dalam transkultural keperawatan :
Kesimpulan saya tentang komunikasi transkultural keperawatan adalah komunikasi yang baik dalam perawat dan klien akan menjalin kerjasama yang baik pula maka dari itu sebagai perawat seharusnya berkomunikasi yang baik dengan pasienya dan dari komunikasi yang baik pasien akan merasa nyaman dalam berkomunikasi dan tidak akan kesulitan untuk mendapatkan informasi untuk tindakan keperawatan dari keluarga maupun pasien itu sendiri.
2. Komunikasi dalam pelayanan kesehatan :
Kesimpulan saya tentang komunikasi dalam kesehatan adalah komunikasi yang baik itu penting bagi perawat karena untuk menjalin hubungan yang baik/nyaman itu perlu dan gunakanlah kata-kata atau perkataan yang baik karena jika tidak,tidak akan terjalinnya hubungan komunikasi yang baik.
Nama : Angelina
BalasHapusKelas : x kp 1
Kesimpulan
1. komunikasi dalam transkultural keperawatan :
Kesimpulan saya tentang komunikasi transkultural keperawatan adalah komunikasi yang baik dalam perawat dan klien akan menjalin kerjasama yang baik pula maka dari itu sebagai perawat seharusnya berkomunikasi yang baik dengan pasienya dan dari komunikasi yang baik pasien akan merasa nyaman dalam berkomunikasi dan tidak akan kesulitan untuk mendapatkan informasi untuk tindakan keperawatan dari keluarga maupun pasien itu sendiri.
2. Komunikasi dalam pelayanan kesehatan :
Kesimpulan saya tentang komunikasi dalam kesehatan adalah komunikasi yang baik itu penting bagi perawat karena untuk menjalin hubungan yang baik/nyaman itu perlu dan gunakanlah kata-kata atau perkataan yang baik karena jika tidak,tidak akan terjalinnya hubungan komunikasi yang baik.
NAMA : SALZA SHINTA MUSTOPA
BalasHapusKELAS : X KEPERAWATAN 1
MAPEL : KOMUNIKASI KEPERAWATAN
SMK KESEHATAN BINA HUSADA MANDIRI
KESIMPULAN :
1)komunikasi dalam transkultural keperawatan :
Menurut kesimpulan, saya berpendapat alangkah baiknya interaksi komunikasi yang berdampak baik antara perawat maupun klien, karena bagaimana pun komunikasi menjalin ketertarikan tersendiri bagi klien,seperti merasa nyaman, merasa dihargai dan di respon
2)Komunikasi dalam pelayanan kesehatan :
Menurut kesimpulan saya dalam melakukan sebuah komunikasi perlu adanya perbaikan kata-kata yang baku dan sopan terhadap klien dan masyarakat lainnya. Karena jika kita berbicara dengan sopan, lembut dan baku itu meyakinkan klien supaya bersikap sopan juga dan dapat dihargai
.KESIMPULAN
BalasHapusKomunikasi Terapeurik ialah pengalaman interaktif bersama antara perawat dan pasien dalam komunikasi yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh pasien.Komunikasi terapeutik termasuk komunikasi interpersonal dengan titik tolak saling memberikan pengertian antar perawat dengan pasien.Persoalan mendasar dan komunikasi in adalah adanya saling membutuhan antara perawat dan pasien, sehingga dapat dikategorikan ke dalam komunikasi pribadi di antara perawat dan pasien, perawat membantu dan pasien menerima bantuan.
Komunikasi terapeutik bukan pekerjaan yang bisa dikesampingkan, namun harus direncanakan, disengaja, dan merupakan tindakan profesional.Akan tetapi, jangan sampai karena terlalu asyik bekerja, kemudian melupakan pasien sebagai manusia dengan beragam latar belakang dan masalahnya.
SARAN
Perawat yang memberikan pelayanan kesehatan kepada klien, hendaknya memperhatikan cara berkomunikasi dengan kliennya. Karena kesan pertama dari pelayanan sangat berpengaruh terhadap kredibilitas perawat itu sendiri. Jika ingin menjadi seorang perawat yang professional, mulailah dari cara berkomunikasi yang professional juga.
NAMA : RANI SUSILAWATI
KELAS : X KEPERAWATAN 1
SEKOLAH : SMK BINA HUSADA MANDIRI (BHM)
1.Komunikasi dalam keperawatan
BalasHapusKesimpulannya adalah dalam profesi keperawatan komunikasi menjadi lebih bermakna karena merupakan metode utama dalam mengimplementasikan proses keperawatan
Komunikasi merupakan proses yang sangat khusus dan berarti dalam hubungan antar manusia
Tanpa komukasi yang jelas adalah tidak mungkin memberikan pelayanan keperawatan yang efektif, membuat keputusan dengan klien/keluarga,melindungi klien dari ancaman kesejahteraan,mengkoordinasi dan mengatur perawatan klien serta memberikan pendidikan kesehatan
2.komunikasi salam layanan kesehatan
Kesimpulannya komunikasi merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan dunia sekitarnya menurut Potter dan perry(1993),komukasi terjadi pada tiga tingkatan yaitu intrapersonal, interpersonal,dan publik.
Nama: Dian Fitria Maharani
Kelas: X keperawatan 1
SMK BINA HUSADA MANDIRI
Komunikasi adalah penyebab pertama masalah peristiwa keselamatan pasien, kegagalan dri komunikasi iyalah
BalasHapus. Kegagalan komunikasi verbal
. Komunikasi tidak di laksanakan dengan baik.
Tanpa komunikasi yang jelas tidak bisa memberikan pelayanan yang efektif
tujuan komunikasi adalah menciptakan pemahaman bersama atau mengubah persepsi, bahkan perilaku.
Dalam profesi keperawatan komunikasi menjadi lebih bermakna karena merupakan metoda utama dalam mengimplementasikan proses keperawatan
Komunikator merupakan peran sentral dari semua peran perawat yang ada.
Kualitas komunikasi adalah faktor kritis dalam memenuhi kebutuhan klien.
omunikasi terapeutik merupakan tanggung jawab moral seorang perawat.
Komunikasi terapeutik bukanlah hanya salah satu upaya yg dilakukan oleh perawat untuk mendukung proses keperawatan yg diberikan kepada klien.
Untuk dapat melakukannya dg baik dan efektif diperlukan latihan dan pengasahan keterampilan berkomunikasi sehingga efek terapeutik yg menjadi tujuan dalam komunikasi terapeutik dapat tercapai.
Ketika seorang perawat berusaha untuk mengaplikasikan pengetahuan yg ia miliki untuk melakukan komunikasi terapeutik, ia pada akhirnya akan menyadari bahwa komunikasi terapeutik yg ia lakukan tidak hanya memberikan khasiat terapeutik bagi pasiennya tetapi juga bagi dirinya sendiri.
NAMA :Hayati Amalia Putri
Kelas : x-kp1
Kesimpulan
BalasHapus1. komunikasi dalam transkultural keperawatan :
Kesimpulan saya tentang komunikasi transkultural keperawatan adalah komunikasi yang baik dalam perawat dan klien akan menjalin kerjasama yang baik pula maka dari itu sebagai perawat seharusnya berkomunikasi yang baik dengan pasienya dan dari komunikasi yang baik pasien akan merasa nyaman dalam berkomunikasi dan tidak akan kesulitan untuk mendapatkan informasi untuk tindakan keperawatan dari keluarga maupun pasien itu sendiri.
2)Komunikasi dalam pelayanan kesehatan :
Menurut kesimpulan saya dalam melakukan sebuah komunikasi perlu adanya perbaikan kata-kata yang baku dan sopan terhadap klien dan masyarakat lainnya. Karena jika kita berbicara dengan sopan, lembut dan baku itu meyakinkan klien supaya bersikap sopan juga dan dapat dihargai
Nama:Wenda winarty
Kelas: x perawat1
Komunikasi adalah penyebab pertama masalah peristiwa keselamatan pasien, kegagalan dri komunikasi iyalah
BalasHapus. Kegagalan komunikasi verbal
. Komunikasi tidak di laksanakan dengan baik.
Tanpa komunikasi yang jelas tidak bisa memberikan pelayanan yang efektif
tujuan komunikasi adalah menciptakan pemahaman bersama atau mengubah persepsi, bahkan perilaku.
Nama : Rully Nurul aini
Kelas : x-kp1
1. Komunikasi dalam transkultural keperawatan
BalasHapusSaat berkomunikasi dengan klien harus menggunakan komunikasi verbal efektif dan terapeutik.
Komunikasi verbal efektif adalah komunikasi yang di gunakan perawat dalam setiap tahapan pelaksanaan proses keperawatan.
Komunikasi verbal efektik harus :
1. Jelas dan ringkas
2. Perbendaharaan kata
3. Arti denotatif dan konotatif
4. Selaan dan kesempatan berbicara
5. Waktu dan relevansi
6. Humor
Sedangkan komunikasi terapeutik adalah komunikasi cara untuk membina hubungan yang terapeutik dimana dalam prosesnya terjadi penyampaian informasi dan pertukaran perasaan serta pikiran.
Tujuan komunikasi terapeutik :
Mempengaruhi perilaku orang lain
Fungsi komunikasi terapeutik :
Untuk membina hubungan perawat - klien Yang terapeutik
2. Komunikasi dalam pelayanan kesehatan
Komunikasi merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan dunia sekitarnya
Sedangkan menurut potger dan perry (1993) komunikasi terjadi pada pada tingkatan
- intraperaonal
- interpersonal
- publik
Prinsip komunikasi
- perawat harus mengenalkan dirinya sendiri
- komunikasi harus di tandai dengan sikap saling menerima, percaya dan menghargai
- kejujuran dan terbuka
- mempu menjadi role model
- altruisme
- bertanggung jawab
Komunikasi bisa terjadi dengan memenuhi komponen
- sender (pemberi)
- receiver (penerima)
- pesan
- media
- umpan balik
Komunikasi tidak selamanya berjalan dengan lancar tapi kemunikasi bisa terjadi butuk kerena :
- lemahnya pemahaman saat melakukan interaksi dengan klien
- kurangnya kesadaran diri para perawat dalam berkomunikasi
- lemahnya penerapan sistem evaluasi tindakan
Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang biasa di lakukan dalam kehidupan sehari-hari kadang kita menggunakan kata tubuh dalan melakukan komunikasi
Bahasa komunikasi non verbal :
- penampilan fisik
- jarak
- gerak tubuh
- sentuhan
Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang memiliki makna terapeutik bagi klien dan di lakukan oleh perawat untuk membantu klien mencapai kembali kondisi yang adaptif positif
Tujuan komunikasi terapeutik :
1. Realisi diri, penerimaan diri, peningkatan penghormatan diri
2. kemampuan membina hubungan interpersonal
3. Peningkatan fungsi
4. Rasa identitas personal yang jelas
Tahapan komunikasi terapeutik :
1. Pra interaksi
2. Perkenalan
3. Kerja
4. Terminasi
Nama : RATI ARI SANDRA
Kelas: X Keperawatan 1
Absen: 21
Sekolah : SMK BINA HUSADA MANDIRI
1. Komunikasi dalam transkultural keperawatan
BalasHapusSaat berkomunikasi dengan klien harus menggunakan komunikasi verbal efektif dan terapeutik.
Komunikasi verbal efektif adalah komunikasi yang di gunakan perawat dalam setiap tahapan pelaksanaan proses keperawatan.
Komunikasi verbal efektik harus :
1. Jelas dan ringkas
2. Perbendaharaan kata
3. Arti denotatif dan konotatif
4. Selaan dan kesempatan berbicara
5. Waktu dan relevansi
6. Humor
Sedangkan komunikasi terapeutik adalah komunikasi cara untuk membina hubungan yang terapeutik dimana dalam prosesnya terjadi penyampaian informasi dan pertukaran perasaan serta pikiran.
Tujuan komunikasi terapeutik :
Mempengaruhi perilaku orang lain
Fungsi komunikasi terapeutik :
Untuk membina hubungan perawat - klien Yang terapeutik
2. Komunikasi dalam pelayanan kesehatan
Komunikasi merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan dunia sekitarnya
Sedangkan menurut potger dan perry (1993) komunikasi terjadi pada pada tingkatan
- intraperaonal
- interpersonal
- publik
Prinsip komunikasi
- perawat harus mengenalkan dirinya sendiri
- komunikasi harus di tandai dengan sikap saling menerima, percaya dan menghargai
- kejujuran dan terbuka
- mempu menjadi role model
- altruisme
- bertanggung jawab
Komunikasi bisa terjadi dengan memenuhi komponen
- sender (pemberi)
- receiver (penerima)
- pesan
- media
- umpan balik
Komunikasi tidak selamanya berjalan dengan lancar tapi kemunikasi bisa terjadi butuk kerena :
- lemahnya pemahaman saat melakukan interaksi dengan klien
- kurangnya kesadaran diri para perawat dalam berkomunikasi
- lemahnya penerapan sistem evaluasi tindakan
Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang biasa di lakukan dalam kehidupan sehari-hari kadang kita menggunakan kata tubuh dalan melakukan komunikasi
Bahasa komunikasi non verbal :
- penampilan fisik
- jarak
- gerak tubuh
- sentuhan
Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang memiliki makna terapeutik bagi klien dan di lakukan oleh perawat untuk membantu klien mencapai kembali kondisi yang adaptif positif
Tujuan komunikasi terapeutik :
1. Realisi diri, penerimaan diri, peningkatan penghormatan diri
2. kemampuan membina hubungan interpersonal
3. Peningkatan fungsi
4. Rasa identitas personal yang jelas
Tahapan komunikasi terapeutik :
1. Pra interaksi
2. Perkenalan
3. Kerja
4. Terminasi
Nama : RATI ARI SANDRA
Kelas: X Keperawatan 1
Absen: 21
Sekolah : SMK BINA HUSADA MANDIRI
KOMUNIKASI DALAM TRANSKULTURAL KEPERAWATAN
BalasHapusLatar belakang
*Dalam profesi keperawatan komunikasi menjadi lebih bermakna karena merupakan metode utama dalam mengimplementasikan proses keperawatan.
*Tanpa komunikasi yang jelas tidak mungkin pelayanan keperawatan yang efektif.
Keuntungan perawat yang memiliki keterampilan berkomunikasi secara terapeutik adalah:
1.) menegah terjadinya masalah ilegal
2.) meningkatkan citra rumah sakit
3.) meningkatkan citra profesi rumah sakit, dll
Komunikasi perawat yang baik kepada pasien dari sejak pasien datang hingga pulang rawat
A.) mengembangkan konsep helping relationship
B.) menerapkan proses komunikasi
C.) menggunakan berbagai teknik komunikasi terapeutik
KOMUNIKASI DALAM PELAYANAN KESEHATAN
Komunilasi merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan dunia sekitarnya.
*Menurut potter dan perry (1993) komunikasi terjadi pada 3 tingkatan yaitu; interpersonal, intrapersonal, dan publik
*Komunikasi intra personal adalah intraksi yang terjadi antara sedikitnya dua orang atau kelompok kecil, terutama dalam keperawatan.
*Komunikasi interpersonal yang sehat memungkinkan penyelesaian masalah, berbagai ide, pengambilan keputusan, dan pertumbuhan personal.
Prinsip-prinsip komunikasi
A.)perawat harus mengenal dirinya sendiri
B.) komunikasi harus ditandai dengan sikap saling menerima, percaya, menghargai.
C.) bertanggung jawab
D.) kejujuran dan terbuka, dll
Faktor yang mempengaruhi komunikasi
A.) situasi/suasana
B.) kejelasan pesan
Pentingnya komunikasi dalam pelayanan kesehatan
* komunikasi yang terputus akan memberikan dampak pada buruknya hubungan antara individu atau kelompok.
* manusia makhluk sosial tentunya selalu memerlukan orang lain dalam menjalankan dan mengembangkan kehidupannya.
* hubungan dengan orang lain akan terjalin bila setiap individu melakukan komunikasi diantara sesamanya.
Penyebab komunikasi yang buruk:
1.) lemahnya pemahamab mengenai penggunaan diri secara terapeutik saat melakukan interaksi dengan klien
2.) kurangnya kesadaran diri para perawat dalam menjalankan komunikasi dua arah secara terapeutik
3.) lemahnya penerapan sistem evaluasi tindakan (kinerja) individual yang berdampak terhadap lemahnya pengembangan kemampuan diri sendiri
Komunikasi interpersonal
Dipengaruhi faktor terhadap isi pesan dan sikap penyampaian pesan antara lain:
1.) perkembangan
2.) persepsi
3.) nilai
4.) latar belakang
5.) emosi
6.) pengetahuan
7.) peran
8.) tatanan interaksi
Hambatan psikologis dalam proses komunikasi:
1.) adanya perbedaan persepsi
2.) terlalu cepat menyimpulkan
3.) adanya pandangan steriotipe
4.) kurangnya pengetahuab
5.) kurangnya minat
6.) adanya emosi
Nama: amanda imaniar khoirunnisa
Kelas: X keperawatan 1
Smk bina husada mandiri (BHM)
1.kesimpulannya dr saya, komunikasi terdapat peran dalam komunikasi keprawatan untuk menjalin komunikasi terhadap klien dan tanpa komunikasi yang jelas komunikasi tidak akan Berjalan
BalasHapus2 kesimpulan dri saya dalam berkomunikasi tidak hanya pengertiannya Saja tetapi Ada maksud dan tujuan yang ingin dibicarakan serta rasa nyaman kepada perawat dan klien
Nama:Rahel azzahra
Kelas:X perawat 1
Sekolah SMK BINA HUSADA MANDIRI
Kesimpulan
BalasHapus1. komunikasi dalam transkultural keperawatan :
Kesimpulan saya tentang komunikasi transkultural keperawatan adalah komunikasi yang baik dalam perawat dan klien akan menjalin kerjasama yang baik pula maka dari itu sebagai perawat seharusnya berkomunikasi yang baik dengan pasienya dan dari komunikasi yang baik pasien akan merasa nyaman dalam berkomunikasi dan tidak akan kesulitan untuk mendapatkan informasi untuk tindakan keperawatan dari keluarga maupun pasien itu sendiri.
2)Komunikasi dalam pelayanan kesehatan :
Menurut kesimpulan saya dalam melakukan sebuah komunikasi perlu adanya perbaikan kata-kata yang baku dan sopan terhadap klien dan masyarakat lainnya. Karena jika kita berbicara dengan sopan, lembut dan baku itu meyakinkan klien supaya bersikap sopan juga dan dapat dihargai
Nama : Mardia Rosita
Kls : X keperawatan 1
Kesimpulan:
BalasHapusKomunikasi terapeutik adalah kemampuan perawat dalam membantu klien untuk dapat beradaptasi dengan stress yang
dialaminya. Serta mengatasi gangguan psikologis, dan belajar untuk berhubungan baik dengan orang lain.
Memberi penghargaan kepada pasien.
Memberi pasien kesempatan untuk memulai pembicaraan, memberi inisiatif dalam memilih topic pembicaraan. (baca: Nilai Berita)
Menganjurkan untuk meneruskan pembicaraan, dalam metoda ini perawat memberikan pasien kesempatan untuk mengarahkan hampir seluruh pembicaraan yang berlangsung.
Menempatkan kejadian secara berurutan, untuk membantu perawat juga pasien melihatnya dalam suatu perspektif.
Tahap tahap komunikasi terapeutik
-tahap pra intraksi
-tahap orintasi
-tahap kerja
-tahap teriminasi
terapeutik akan tercapai apabila perawat dalam ”helping relationship” memiliki prinsip-prinsip/karakteristik dalam menerapkan komunikasi terapeutik yang meliputi:
Perawat harus mengenal dirinya sendiri yang berarti menghayati, memahami dirinya sendiri serta nilai yang dianut.
Komunikasi harus ditandai dengan sikap saling menerima, saling percaya dan saling menghargai.
Perawat harus memahami, menghayati nilai yang dianut oleh pasien.
Nama:SITI MARPUAH AZAHRO
KLS:X KEPERAWATAN.1
SEKOLAH:SMK BINA HUSADA MANDIRI JAKARTA (BHM)
Kesimpulan:
BalasHapusKomunikasi terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan secara sadar ,bertujuan untuk kesembuhan pasien . komunikasi terapeutik termasuk komunikasi interpersonal dengan titik tolak saling memberikan pengertian antar perawat dengan pasien .
Kesimpulan:
Komunikasi kesehatan adalah usaha yang sistematis untuk mempengaruhi secara positif perilaku kesehatan individu dan komunitas masyarakat, dengan menggunakan berbagai prinsip dan metode komunikasi baik komunikasi interpersonal, maupun komunikasi massa.
Komunikasi kesehatan meliputi penelitian dan penggunaan strategi komunikasi untuk menginformasikan dan mempengaruhi pengetahuan, sikap dan praktik individu dan masyarakat terkait kesehatan dan perawatan kesehatan
Nama: Salsabilah Sivani Aravit
Kelas: X. Keperawatan. 1
Sekolah: Smk Bina Husada Mandiri
Menurut kesimpulan keduanya dari saya, komunikasi tersebut sangat penting antara perawat dan klien. dan disini kita bisa mengetahui cara berkomunikasi yg baik dan benar, mengetahui karakteristik perawat tersebut dan menunjukkan sikap kehadiran secara fisik terhadap klien. Tahapan komunikasi terapeutik tersebut terbagi menjadi beberapa macam: yg pertama tahap pra-interaksi/tahap persiapan,kedua tahap orientasi/tahap perkenalan,ketiga tahap kerja/tahapan yg didalamnya perawat dituntut membantu klien,dan yg keempat tahap terminasi/tahap akhir pertemuan antara perawat dan klien. Sebelum ketahap terminasi,perawat mencoba menawarkan informasi untuk mendapatkan respon lebih lanjut lagi.
BalasHapusNama : Mira Nuraini
Kelas : 10 perawat 1
Sekolah : SMK Bina Husada mandiri
Kesimpulan:
BalasHapusMenurut saya komunikasi terapeutik memerlukan latihan dan kepekaaan,ketajaman perasaan antara parawat atau pasien.
waktu dan ruang yang turut mempengaruhi keberhasilan komunikasi yg terlihat melalui terapeutik bagi perawat dan kepuasan klien
Ada pun tujuan dalam komunikasi terapeutik
Membantu klien untuk memperjelaskan dan ngurangi beban perasaan dan pikiran serta dapat ngambil tindakan situasi yang ada.
tiap-tiap fase dalam komunikasi terapeutik yaitu
1.Prainteraksi fase sebelum berkomunikasi
2.Orientas fase perkenalan
3.Fase kerja saat melakukan kegiatan kerja atau pemeriksaan
4.Terminasi fase akhir setelah bertemu pasien.
Dari hasil yang saya baca mengenai komunikasi dalam layanan kesehatan, dapat disimpulkan bahwa komunikasi merupakan penyampaian informasi yang berisi ide,perasaan,perhatian,makna,serta pikiran yang diberikan oleh pengirim informasi kepada penerima informasi dengan harapan si penerima pesan menggunakan informasi tersebut untuk mengubah sikap dan perilaku
Komunikasi terdiri dari
Komunikasi verbal dan non verbal untuk mendapatkan komunikasi yang efektif harus memerhatikan syarat-syarat dalam berkomunikasi antara lain saling menghormati,empati,penyampaian jelas, dan rendah hati.komunikasi yang dilakukan tidak selalu berjalan lancar,terdapat beberapa hambatan yang seharusnya pihak yang berkomunikasi mengondisikannya.
Hambatan dalam berkomunikasi dapat bedasar dari pengiriman pesan, penerima, pesan, dan lingkungan sekitar.
Nama : Mahda aulia arzety
Kelas : X keperawatan 1
Sekola :Bina husada mandiri
NAMA:ALIA NURUL AINI
BalasHapusKLS:X KEPERAWATAN.1
SEKOLAH:SMK BINA HUSADA MANDIRI JAKRTA(BHM)
KESIMPULAN:
Memurut saya tanpa adanya komunikasi yang jelas tidak akan memberikan pelayann keperawatan yng efektif .Dengan adamya komunikasi terapeutik kita bisa membina hubungn angara perawat dan klien .Komunikasi terapeutik hrs jelas dan ringkas
Pelayanan kesehatan di rumah sakit merupakan jenis produk jasa. Dalam
melakukan pemasaran jasa, hal penting yang perlu di perhatikan adalah
bagaimana personil kontaknya. Untuk itu relationship dan komunikasi menjadi
modal utama. Image positif di masyarakat akan tercipta bila masyarakat sudah
merasakan kepuasan atas pelayanan kesehatan di rumah sakit yang di dapatnya.
Bila image positif di masyarakat sudah tumbuh, maka kekurangan-kekurangan
yang mungkin terjadi akan dapat di terima oleh masyarakat.
Berdasarkan uraian kesimpulan dari hasil studi, yang mana
dari hasil kesimpulan tersebut akan dikemukakan pula beberapa saran yang
mungkin bermanfaat bagi pihak perusahaan;
1. Pelayanan jasa bisa di lihat dari awalnya yaitu pada saat pendaftaran
di bagian admistrasi, dimana ada terbagi beberapa alur yaitu; Rawat
Jalan, Rawat Inap dan Medichal Chaeck Up.
2. Untuk pelayanan pasien Semen Padang Hospital memiliki motto yang
sangat mengacu karyawan dalam melayani pasien yaitu “We serve
beyond expectations. Serving by heart for a better healthier life”.
1. Komunikasi dalam transkultural keperawatan
BalasHapusSaat berkomunikasi dengan klien harus menggunakan komunikasi verbal efektif dan terapeutik.
Komunikasi verbal efektif adalah komunikasi yang di gunakan perawat dalam setiap tahapan pelaksanaan proses keperawatan.
Komunikasi verbal efektik harus :
1. Jelas dan ringkas
2. Perbendaharaan kata
3. Arti denotatif dan konotatif
4. Selaan dan kesempatan berbicara
5. Waktu dan relevansi
6. Humor
Sedangkan komunikasi terapeutik adalah komunikasi cara untuk membina hubungan yang terapeutik dimana dalam prosesnya terjadi penyampaian informasi dan pertukaran perasaan serta pikiran.
Tujuan komunikasi terapeutik :
Mempengaruhi perilaku orang lain
Fungsi komunikasi terapeutik :
Untuk membina hubungan perawat - klien Yang terapeutik
2. Komunikasi dalam pelayanan kesehatan
Komunikasi merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan dunia sekitarnya
Sedangkan menurut potger dan perry (1993) komunikasi terjadi pada pada tingkatan
- intraperaonal
- interpersonal
- publik
Prinsip komunikasi
- perawat harus mengenalkan dirinya sendiri
- komunikasi harus di tandai dengan sikap saling menerima, percaya dan menghargai
- kejujuran dan terbuka
- mempu menjadi role model
- altruisme
- bertanggung jawab
Komunikasi bisa terjadi dengan memenuhi komponen
- sender (pemberi)
- receiver (penerima)
- pesan
- media
- umpan balik
Komunikasi tidak selamanya berjalan dengan lancar tapi kemunikasi bisa terjadi butuk kerena :
- lemahnya pemahaman saat melakukan interaksi dengan klien
- kurangnya kesadaran diri para perawat dalam berkomunikasi
- lemahnya penerapan sistem evaluasi tindakan
Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang biasa di lakukan dalam kehidupan sehari-hari kadang kita menggunakan kata tubuh dalan melakukan komunikasi
Bahasa komunikasi non verbal :
- penampilan fisik
- jarak
- gerak tubuh
- sentuhan
Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang memiliki makna terapeutik bagi klien dan di lakukan oleh perawat untuk membantu klien mencapai kembali kondisi yang adaptif positif
Tujuan komunikasi terapeutik :
1. Realisi diri, penerimaan diri, peningkatan penghormatan diri
2. kemampuan membina hubungan interpersonal
3. Peningkatan fungsi
4. Rasa identitas personal yang jelas
Tahapan komunikasi terapeutik :
1. Pra interaksi
2. Perkenalan
3. Kerja
4. Terminasi
Nama:SALSA KOFIFAH PUTRI SUTARMIN KELAS: X KEPERAWATAN 1
Absen:25 Sekolah : SMK BINA HUSADA MANDIRI
Menurut saya komunikasi adalah cara penyampaian secara lisan/tulisan, secara langsung ataupun tidak langsung, komunikasi juga dapat di lakukan oleh 2/lebih orang, komunikasi juga dapat membantu kita mengetahui keadaan seseorang. Komunikasi yg dimaksud dalam materi ini adalah komunikasi dalam dunia kesehatan/keperawatan yaitu komunikasi terapeutik
BalasHapus-komunikasi interpersonal adalah interaksi yg terjadi antara sedikitnya dia orang atau dalam kelompok kecil, terutama dlm keperawatan
-perawat juga harus mudah peka & memahami komunikasi yg di ucapakan oleh pasien, komunikasi juga harus di tandai dgn adanya rasa percaya diri & menghargai
-Sebisa mungkin perawat memberikan layanan yg nyaman & aman kpd pasien saat me lakukan komunikasi
Perawat juga harus bisa menjawab pertanyaan pasien secara sopan & benar agar tdk menyinggung hati pasien
Komunikasi juga memberikan kita pengalaman yg luar bisa dgn berinteraksi bersama orang banyak
-komunikasi itu bersifat kompleks
-komunikasi tidak dapat di gantikan
-komunikasi bukanlah benda, ia adalah proses
-komunikasi juga menjadi sarana terbina nya hubungan yg baik antara perawat & pasien
-tolak ukur kepuasan pasien
#AULIA ADIFAH
X KEPERAWATAN 1
SMK BINA HUSADA MANDIRI JAKARTA
NO ABSEN:6
menurut kesimpulan saya setelah membaca materi diatas yaitu saya menyimpulkan sbg:
BalasHapus|> komunikasi terapeutik adalah komunikasi yg direncanakan secara sadar, bertujuan untuk kesembuhan pasien, komunikasi terapeutik termasuk komunikasi interpersonal dengan titik tolak saling memberikan penegertian anatar perawat dengan pasien.
|> komunikasi dalam Transkultur keperawat:
- komunikasi adalah penyebab pertama masalah peristiwa keselamatan pasien (patient safety)
- komunikasi proses yang sengat khusus dan berarti dalam hubungan antar pasien.
- Tanpa komunikasi yang jelas adalah tidak mungkin memberikan pelayanan keperawatan yang efektif, membuat keputusan dengan klien/keluarga,melindungi klien dari ancaman kesejahteraan, mengkoordinasi dan mengatur perawatan klien serta memberikan pend.
- dan yang perlu diperhatikan oleh perawat dalam memberikan pelayanan yang baik oleh klien adalah sbb :
🌼 mengembangkan konsep helping relationship.
🌼 menerapkan proses komunikasi terapeutik.
🌼 mengunakan berbagai tekhnik komunikasi tterapeutk ssb:
-pra-interaksi
-fase orientasi
-evaluasi / validasi
-kerja
-terminasi
sekian trmaksi :)
Nama : JESSY AMELIA
Kelas: X Keperawatan 1
Sekolah: SMK BINA HUSADA MANDIRI
Nama : Gita Fajilah
BalasHapusKls : X keperawatan 1
No absen : 9
Sklh : SMK BHM Jakarta
1) KOMUNIKASI DALAM TRANSKULTURAL KEPERAWATAN
Menurut saya Komunikasi transkultural penting dalam keperawatan , untuk itu perawat harus mengerti tentang sistem kepercayaan, keyakinan hidup sehat dari klien . Tren demografi baru menunjukkan adanya peningkatan budaya dan keragaman etnik di suatu tempat. Perawat memiliki banyak waktu untuk berinteraksi dengan klien, oleh karena itu harus menyadari pentingnya budaya yang berkaitan dengan komunikasi. Ketrampilan transkultural keperawatan dan pengetahuan akan menjadi kebutuhan penting untuk menyediakan kompetensi keperawatan untuk perubahan yang cepat dalam masyarakat yang heterogen.
Belajar untuk menilai budaya dan keragaman yang melibatkan apresiasi dari keragaman budaya contohnya ketrampilan negoisasi untuk komunikasi efektif. Komunikasi dengan individu- individu dari latar belakang berbeda merupakan hal yang kompleks seperti bahasa daerah dalam berkomunikasi. Ketika berkomunikasi perawat harus memperhatikan keyakinan budaya dan perilaku dalam komunikasi ( baik verbal maupun nonverbal).
2) KOMUNIKASI DALAM PELAYANAN KESEHATAN
Menurut saya Komunikasi merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan dunia sekitarnya., komunikasi juga merupakan suatu seni untuk dapat menyusun dan menghantarkan suatu pesan dengan cara yang mudah sehingga orang lain dapat mengerti dan menerima maksud dan tujuannya,komunikasi terjadi pada tiga tingkatan yaitu intrapersonal, interpersonal dan publik. Adapun prinsip-prinsip komunikasi terapeutik menurut Carl Rogers yaitu :
• Perawat harus mengenal dirinya sendiri
• Komunikasi harus ditandai dengan sikap saling menerima, percaya, dan menghargai
• Perawat harus memahami, menghayati nilai yang dianut oleh pasien.
*Komponen-komponen dalam Komunikasi
a. Sender (pemberi pesan): individu yang bertugas mengirimkan pesan.
b. Receiver (penerima pesan): seseorang yang menerima pesan. Bisa berbentuk pesan yang diterima maupun pesan yang sudah diinterpretasikan.
c. Pesan : informasi yang diterima, bisa berupa kata, ide atau perasaan. Pesan akan efektif bila jelas dan terorganisir yang diekspresikan oleh si pengirim pesan.
*Faktor yang Mempengaruhi Komunikasi
a.Situasi/suasanaSituasi/suasana yang hiruk pikuk atau penuh kebisangan akan mempengaruhi baik/tidaknya pesan diterima oleh komunikan, suara bising yang diterima komunikan saat proses komunikasi berlangsung membuat pesan tidak jelas, kabur, bahkan sulit diterima. Oleh karena itu, sebelum proses komunikasi dilaksanakan, lingkungan harus diciptakan sedemikian rupa supaya tenang dan nyaman.
Nama: Novia dwi pratiwi
BalasHapusKelas:X kp¹
Kesimpulan dari saya adalah didalam komunikasi pelayanan kesehatan harus didasari dengan pengetahuan,prinsip,komponen dan harus mengetahui faktor penghambat komunikasinya.Kita juga harus bisa berbicara dengan jelas tanpa berbelit belit dalam berkomunikasi.Dalam komunikasi kesehatan tidak boleh didasari dengan rasa emosi dan harus memiliki banyak pengetahuan agar komunikasi dapat berjalan dengan lancar.dalam berkomunikasi lebih baik menggunakan bahasa sopan dan santun.tujuan berkomunikasi harus jelas maksudnya apaa dan tujuannya buat apa
1.kesimpulannya dr saya, komunikasi sangat penting di keprawatan karena terdapat peran dalam komunikasi keprawatan untuk menjalin komunikasi terhadap klien dan tanpa komunikasi yang jelas komunikasi tidak akan Berjalan dengan lancar & tidak memberikan pelayanan yang efektif
BalasHapus2.kesimpulan nya dr saya, bahwa komunikasi keperawatan tidak hanya pengertian saja namun komunikasi itu juga terdapat tujuannya dan pentingnya komunikasi dalam pelayanan kesehatan Adanya Komunikasi juga sngt pnting untuk kita Berinteraksi dengan Orang banyak
Nama : RIZKHA MIFTAKHUL SALAMAH
kelas: X kp 1
Absen: 22
Kesimpulan
BalasHapus1. komunikasi dalam transkultural keperawatan :
Kesimpulan saya tentang komunikasi transkultural keperawatan adalah komunikasi yang baik dalam perawat dan klien akan menjalin kerjasama yang baik pula maka dari itu sebagai perawat seharusnya berkomunikasi yang baik dengan pasienya dan dari komunikasi yang baik pasien akan merasa nyaman dalam berkomunikasi dan tidak akan kesulitan untuk mendapatkan informasi untuk tindakan keperawatan dari keluarga maupun pasien itu sendiri.
2)Komunikasi dalam pelayanan kesehatan :
Menurut kesimpulan saya dalam melakukan sebuah komunikasi perlu adanya perbaikan kata-kata yang baku dan sopan terhadap klien dan masyarakat lainnya. Karena jika kita berbicara dengan sopan, lembut dan baku itu meyakinkan klien supaya bersikap sopan juga dan dapat dihargai
NAMA:ANISA FEBRIANA
KELAS: X kp1
Absen:⁴